Tuesday, April 28, 2015

Bahan Pakan Hijauan dan Leguminosa


Klasifikasi Bahan Pakan Ternak

Hijauan
1.      Rumput Gajah (Pennisetum purpureum)
Rumput gajah (Pennisetum purpureum) merupakan tanaman parennial yang dapat tumbuh sampai tinggi 180 – 300 cm. Rumput gajah tumbuh baik di daerah pegunungan dengan curah hujan 2500 mm/th. Rumput gajah merupakan jenis rumput unggul yang mempunyai produksi dan nilai giziyang tinggi, sehingga perlu pengelolaan pemotongan pada umur yang tepat..Pemotongan dapat dilakukan pada umur 30 – 50 hari dengan produksi sekitar 150 – 200 ton/ha (McIlroy, 1976).

v Klasifikasi
Kerajaan          :           Plantae
(tidak termasuk)          
Monokotil
(tidak termasuk)          
Commelinids
Ordo                :          
Poales
Famili              :          
Poaceae
Bangsa             :          
Paniceae
Genus              :          
Pennisetum
Spesies            :           P. purpureum

v Morfologi
Karakteristik morfologi rumput gajah adalah tumbuh tegak lurus, merumpun lebat, tinggi tanaman dapat mencapai 7 meter, berbatang tebal dan keras, daun panjang, dan berbunga seperti es lilin. Rumput gajah tumbuh subur di permukaan tanah dengan ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut.
v Kandungan Nutrisi
Menurut Hartadi et al. (1993), kandungan nutrisi rumput gajah berdasar 100 % Bahan Kering (BK) yaitu:
Kandungan Nutrisi Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum)
Parameter
%
         Protein Kasar (PK)
10,1
         Lemak Kasar (LK)
2,5
         Serat Kasar (SK)
31,2
         Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN)
46,1
         TDN
59
         abu
10,1

v Gambar

        

2. Rumput Setaria (Setaria sphacelata)

Rumput Setaria (Setaria sphacelata) adalah hijauan pakan jenis rumput unggul yang memiliki kualitas nutrisi yang tinggi dan tahan terhadap kekeringan, sehingga dapat menjadi sumber pakan pada musim kemarau.  Jenis rumput ini sangat cocok untuk dikembangkan di propinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki curah hujan yang sangat rendah yaitu 3 (tiga) bulan basah, selebihnya adalah musim kering.

v Klasifikasi 
Phylum            :    Spermatophyta
Sub phylum     :    Angiospermae
Class               :    Monocotyl
Ordo                :    Glumiflora
Family             :    Graminae
Sub Family      :    Panicoldea
Genus              :    Setaria
Spesies :    Sphacelata
v  Morfologi
            Rumput setaria dikenal dengan sebutan rumput  Golden  Timothy atau Setaria sphacelata, berasal dari Afrika tropik dan memilki siklus hidup parenial. Rumput setaria merupakan tanaman yang dapat membentuk rumpun yang  lebat, kuat,  dengan atau tanpa stolon dan rhizoma (Reksohadiprodjo, 1985). 
            Memiliki daun yang lebar dan agak berbulu pada permukaan atasnya. Pangkal batangnya berwarna cokelat keemasan. Setaria sphacelata biasanya dikembang-biakkan dengan pols (Soegiri et. al, 1982).
            Rumput setaria tumbuh tegak, berumpun lebat, tinggi dapat mencapai 2 m, berdaun halus dan lebar berwarna hijau gelap, berbatang lunak dengan warna merah keungu-unguan, pangkal batang pipih, dan pelepah daun pada pangkal batang tersusun seperti kipas.
 
v  Kandungan Nutrisi
Kandungan nutrisi rumput setaria (Setaria sphacelata)
Parameter
%
abu
11,5
ekstrak eter (EE)
2,8
serat kasar (SK)
32,5
bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN)
44,8
protein kasar (PK)
8,3
total digestible nutrients (TDN)
52,88
v Gambar



Leguminosa
1.      Gamal (Gliricidia sepium)
Gamal atau Gliricidia sepium adalah tanaman leguminosa pohon yang dapat tumbuh dengan cepat didaerah tropis. Dapat tumbuh pada berbagai macam tipe tanah dan pH rendah sampai tinggi (4,5-6,9)m serta tahan terhadap curah hujan yang rendah sampai tinggi (50-100mm/bln).

v  Klasifikasi
Kerajaan:
Plantae
Divisi:
Magnoliophyta
Kelas:
Magnoliopsida
Ordo:
Fabales
Famili:
Fabaceae
Upafamili:
Faboideae
Genus:
Gliricidia
Spesies:
G. sepium

v Morfologi
Gamal adalah sejenis legum yang mempunyai ciri-ciri tanaman berbentuk pohon, warna batang putih kecoklatan, perakaran kuat dan dalam (Syarief, 1986). Gamal merupakan leguminosa berumur panjang, tanaman ini dapat beradaptasi dengan baik pada lingkungan dengan temperatur suhu antara 20 – 30 oC dengan ketinggian tempat antara 750 – 1200 m. Tanaman ini mampu hidup di daerah kering dengan curah hujan 750 mm/thn dan tahan terhadap genangan. Perkembangan tanaman ini dengan stek, dengan banyak cabang dan responsif  terhadap pupuk N (Soedomo,1985). Penanaman gamal yang harus diperhatikan yaitu jarak tanaman dibuat 2 – 2,5 m antar baris. Tanaman gamal tinggi menjulang dengan batang lurus panjang. Kulit batangnya mudah sekali lecet atau terkelupas. Bunga gamal tersusun dalam rangkaian dengan warna merah muda keputihan. (Reksohadiprodjo, 1985).

v Kandungan Nutrisi
Komposisi nutrisi daun gamal terdiri atas bahan kering 23%; protein kasar 25,2%; lemak 4,9%; BETN 55,5% (Rukmana, 2005).

Komposisi Nilai Nutrisi Gamal
Parameter
%
Protein Kasar
Lemak
Energi Kasar kkal / kg
SDN
Lignin
Abu
Ca
P
25,17
2,9
19,89
35,0
8,6
8,8
2,7
0,35

Menurut Chadokar dan Sivasupiramaniam (1982)  kadar zat makanan daun gamal adalah                      
Bahan kering               22 - 27 %
Protein kasar               18,5 - 21,9 %
Serat kasar                  14, 9 - 16,5 %
Lemak                           1,5 - 1,7 %
Abu                                9,9 -12,5 %

v Gambar





2. Kaliandra
v Klasifikasi
Kerajaan                      :          Plantae
(tidak termasuk)                      Eudikotil
(tidak termasuk)                      Rosidae
Ordo                            :           Fabales
Famili                           :           Fabaceae
Upafamili                      :           Mimosoideae
Bangsa                         :           Ingeae
Genus                          :           Calliandra
Spesies                        :          
Calliandra haematocephala

v Morfologi
              Semak atau pohon kecil, tinggi 4—6 m, diameter batang dapat berukuran 30 cm, kulit batang berwarna coklat kehitaman. Daun majemuk menyirip ganda, berseling dengan jarak antar ruas 10—17 cm. Perbungaan terdiri dari beberapa atau banyak bunga, bunga berkelompok di bagian ujung membentuk tandan berukuran 10—30 cm. Tiap bunga berwarna merah keunguan berukuran 4—6 cm. Buah kering, panjang 8—11 cm dan lebar 1 cm. Biji berjumlah 3—15, berbentuk elips dan pipih, berukuran 5—7 mm, berwarna coklat kelam.
v Kandungan Nutrisi
Kandungan Nutrisi Kaliandra
Parameter
%
Daya kasar 46
30 kkal/kg
protein kasar 22
4
lemak 4
1
SDN 24
0
Lignin 1995
0
Ca 1
6
P 0
2

v Gambar

  

Sunday, September 7, 2014

Beredar, Bocoran Sangat Lengkap iPhone 6

cnBeta.com
Tampak depan dan belakang iPhone 6 4,7 inci disandingkan dengan iPhone 5S dalam bocoran terbaru yang diedarkan cnBeta.
KOMPAS.com - iPhone 6 kabarnya bakal resmi diperkenalkan pada 9 September mendatang, Hanya beberapa hari sebelum tanggal tersebut, pada akhir minggu lalu, sebuah bocoran baru kembali beredar.

Sebagaimana dilansir oleh 9to5mac, bocoran teranyar yang bisa dibilang “besar-besaran” karena kelengkapannya ini menampilkan bentuk fisik iPhone 6 versi 4,7 inci dalam rangkaian foto dan video.

Entah benar atau tidak, di dalam gambar-gambar yang diedarkan oleh situs Tiongkok cnBeta dari pengguna Weibo bernama “zzray” itu tampak seperangkat iPhone 6 yang telah dirakit dan berfungsi penuh layaknya sebuah smartphone.
cnBeta.com
Detil bagian kamera dan tombol home TouchID iPhone 6 dalam bocoran
Bagian depannya terlihat seperti iPhone 5S yang “melar”, sementara sisi belakang perangkat yang bersangkutan tampak terbuat dari bahan logam dengan sepasang garis di sisi atas dan bawah yang digunakan sebagai antena.

Di samping foto-foto tersebut, beredar pula sejumlah video yang menyajikan interaksi pada sistem operasi “iPhone 6” yang disebut merupakan iOS 8 versi 12A365.

OS itu memperlihatkan adanya beberapa hal baru, seperti aplikasi “Health” dan gambar icon Passbook yang kini menyerupai sebuah kartu kredit. Tayangan selengkapnya bisa dilihat di bawah.