Klasifikasi Bahan Pakan Ternak
Hijauan
1. Rumput
Gajah (Pennisetum
purpureum)
Rumput gajah (Pennisetum
purpureum) merupakan tanaman parennial yang dapat tumbuh sampai tinggi 180
– 300 cm. Rumput gajah tumbuh baik di daerah pegunungan dengan curah hujan 2500
mm/th. Rumput
gajah merupakan jenis rumput unggul yang mempunyai produksi dan nilai giziyang
tinggi, sehingga perlu pengelolaan pemotongan pada umur yang tepat..Pemotongan
dapat dilakukan pada umur 30 – 50 hari dengan produksi sekitar 150 – 200 ton/ha
(McIlroy, 1976).
v
Klasifikasi
Kerajaan : Plantae
(tidak termasuk) Monokotil
(tidak termasuk) Commelinids
Ordo : Poales
Famili : Poaceae
Bangsa : Paniceae
Genus : Pennisetum
Spesies : P. purpureum
(tidak termasuk) Monokotil
(tidak termasuk) Commelinids
Ordo : Poales
Famili : Poaceae
Bangsa : Paniceae
Genus : Pennisetum
Spesies : P. purpureum
v
Morfologi
Karakteristik morfologi rumput
gajah adalah tumbuh tegak lurus, merumpun lebat, tinggi tanaman dapat mencapai
7 meter, berbatang tebal dan keras, daun panjang, dan berbunga seperti es lilin. Rumput gajah tumbuh subur di permukaan tanah dengan
ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut.
v
Kandungan Nutrisi
Menurut Hartadi et
al. (1993), kandungan nutrisi rumput gajah berdasar 100 % Bahan Kering
(BK) yaitu:
|
Kandungan Nutrisi Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum)
|
|
|
Parameter
|
%
|
|
Protein
Kasar (PK)
|
10,1
|
|
Lemak Kasar
(LK)
|
2,5
|
|
Serat Kasar
(SK)
|
31,2
|
|
Bahan Ekstrak
Tanpa Nitrogen (BETN)
|
46,1
|
|
TDN
|
59
|
|
abu
|
10,1
|
v
Gambar
2. Rumput Setaria
(Setaria sphacelata)
Rumput Setaria (Setaria sphacelata)
adalah hijauan pakan jenis rumput unggul yang memiliki kualitas nutrisi yang
tinggi dan tahan terhadap kekeringan, sehingga dapat menjadi sumber pakan pada
musim kemarau. Jenis rumput ini sangat cocok untuk dikembangkan di
propinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki curah hujan yang sangat rendah yaitu
3 (tiga) bulan basah, selebihnya adalah musim kering.
v Klasifikasi
Phylum : Spermatophyta
Sub phylum : Angiospermae
Class : Monocotyl
Ordo : Glumiflora
Family : Graminae
Sub Family : Panicoldea
Genus : Setaria
Spesies : Sphacelata
Sub phylum : Angiospermae
Class : Monocotyl
Ordo : Glumiflora
Family : Graminae
Sub Family : Panicoldea
Genus : Setaria
Spesies : Sphacelata
v Morfologi
Rumput
setaria dikenal dengan sebutan rumput Golden Timothy atau Setaria
sphacelata, berasal dari Afrika tropik dan memilki siklus hidup parenial.
Rumput setaria merupakan tanaman yang dapat membentuk rumpun yang lebat,
kuat, dengan atau tanpa stolon dan rhizoma (Reksohadiprodjo, 1985).
Memiliki daun yang lebar dan agak berbulu pada permukaan atasnya. Pangkal batangnya berwarna cokelat keemasan. Setaria sphacelata biasanya dikembang-biakkan dengan pols (Soegiri et. al, 1982).
Rumput setaria tumbuh tegak, berumpun lebat, tinggi dapat mencapai 2 m, berdaun halus dan lebar berwarna hijau gelap, berbatang lunak dengan warna merah keungu-unguan, pangkal batang pipih, dan pelepah daun pada pangkal batang tersusun seperti kipas.
Memiliki daun yang lebar dan agak berbulu pada permukaan atasnya. Pangkal batangnya berwarna cokelat keemasan. Setaria sphacelata biasanya dikembang-biakkan dengan pols (Soegiri et. al, 1982).
Rumput setaria tumbuh tegak, berumpun lebat, tinggi dapat mencapai 2 m, berdaun halus dan lebar berwarna hijau gelap, berbatang lunak dengan warna merah keungu-unguan, pangkal batang pipih, dan pelepah daun pada pangkal batang tersusun seperti kipas.
v Kandungan Nutrisi
|
Kandungan
nutrisi rumput setaria (Setaria sphacelata)
|
|
|
Parameter
|
%
|
|
abu
|
11,5
|
|
ekstrak eter (EE)
|
2,8
|
|
serat kasar (SK)
|
32,5
|
|
bahan ekstrak tanpa nitrogen
(BETN)
|
44,8
|
|
protein kasar (PK)
|
8,3
|
|
total digestible nutrients (TDN)
|
52,88
|
v Gambar
Leguminosa
1. Gamal (Gliricidia
sepium)
Gamal atau Gliricidia sepium adalah
tanaman leguminosa pohon yang dapat tumbuh dengan cepat didaerah tropis. Dapat
tumbuh pada berbagai macam tipe tanah dan pH rendah sampai tinggi (4,5-6,9)m
serta tahan terhadap curah hujan yang rendah sampai tinggi (50-100mm/bln).
v Klasifikasi
|
Kerajaan:
|
Plantae
|
|
Divisi:
|
Magnoliophyta
|
|
Kelas:
|
Magnoliopsida
|
|
Ordo:
|
Fabales
|
|
Famili:
|
Fabaceae
|
|
Upafamili:
|
Faboideae
|
|
Genus:
|
Gliricidia
|
|
Spesies:
|
G.
sepium
|
v
Morfologi
Gamal adalah sejenis legum yang mempunyai ciri-ciri tanaman
berbentuk pohon, warna batang putih kecoklatan, perakaran kuat dan dalam
(Syarief, 1986). Gamal merupakan leguminosa berumur panjang, tanaman ini dapat
beradaptasi dengan baik pada lingkungan dengan temperatur suhu antara 20 – 30
oC dengan ketinggian tempat antara 750 – 1200 m. Tanaman ini mampu hidup di
daerah kering dengan curah hujan 750 mm/thn dan tahan terhadap genangan.
Perkembangan tanaman ini dengan stek, dengan banyak cabang dan responsif terhadap pupuk N (Soedomo,1985).
Penanaman gamal yang harus diperhatikan yaitu
jarak tanaman dibuat 2 – 2,5 m antar baris. Tanaman gamal tinggi menjulang
dengan batang lurus panjang. Kulit batangnya mudah sekali lecet atau
terkelupas. Bunga gamal tersusun dalam rangkaian dengan warna merah muda
keputihan. (Reksohadiprodjo, 1985).
v Kandungan Nutrisi
Komposisi nutrisi daun gamal terdiri atas bahan kering 23%;
protein kasar 25,2%; lemak 4,9%; BETN 55,5% (Rukmana, 2005).
|
Komposisi Nilai Nutrisi Gamal
|
|
|
Parameter
|
%
|
|
Protein Kasar
Lemak
Energi Kasar kkal / kg
SDN
Lignin
Abu
Ca
P
|
25,17
2,9
19,89
35,0
8,6
8,8
2,7
0,35
|
Menurut
Chadokar dan Sivasupiramaniam (1982) kadar zat makanan daun gamal
adalah
Bahan kering 22
- 27 %
Protein
kasar 18,5 - 21,9 %
Serat kasar 14, 9 - 16,5 %
Lemak 1,5 - 1,7 %
Abu
9,9 -12,5 %
v
Gambar
2. Kaliandra
v Klasifikasi
Kerajaan : Plantae
(tidak termasuk) Eudikotil
(tidak termasuk) Rosidae
Ordo : Fabales
Famili : Fabaceae
Upafamili : Mimosoideae
Bangsa : Ingeae
Genus : Calliandra
Spesies : Calliandra haematocephala
Spesies : Calliandra haematocephala
v Morfologi
|
Semak atau pohon kecil, tinggi
4—6 m, diameter batang dapat berukuran 30 cm, kulit batang berwarna coklat
kehitaman. Daun majemuk menyirip ganda, berseling dengan jarak antar ruas
10—17 cm. Perbungaan terdiri dari beberapa atau banyak bunga, bunga
berkelompok di bagian ujung membentuk tandan berukuran 10—30 cm. Tiap bunga
berwarna merah keunguan berukuran 4—6 cm. Buah kering, panjang 8—11 cm dan
lebar 1 cm. Biji berjumlah 3—15, berbentuk elips dan pipih, berukuran 5—7 mm,
berwarna coklat kelam.
|
v Kandungan Nutrisi
|
Kandungan
Nutrisi Kaliandra
|
|
|
Parameter
|
%
|
|
Daya
kasar 46
|
30
kkal/kg
|
|
protein
kasar 22
|
4
|
|
lemak
4
|
1
|
|
SDN
24
|
0
|
|
Lignin
1995
|
0
|
|
Ca 1
|
6
|
|
P 0
|
2
|
v Gambar



